Tiang Tinggi Stadion
Daftar Alat dan Bahan
1. Inspeksi Material: Periksa dengan saksama semua komponen lampu tiang tinggi, termasuk tiang lampu, lampu, peralatan listrik, bagian yang tertanam, dll. Pastikan tidak ada kerusakan atau deformasi, dan semua bagian lengkap. Periksa kelurusan tiang lampu, dan penyimpangannya tidak boleh melebihi rentang yang ditentukan.
Penggalian Lubang Pondasi
1. Penentuan Posisi Pondasi: Berdasarkan gambar desain, ukur dan tandai secara akurat posisi pondasi tiang lampu tinggi. Pastikan bahwa penyimpangan antara pusat pondasi dan posisi yang dirancang berada dalam rentang yang diizinkan.
2. Penggalian Lubang Pondasi: Gali lubang pondasi sesuai dengan dimensi desain. Kedalaman dan lebar harus memenuhi persyaratan untuk memastikan pondasi memiliki stabilitas yang cukup. Bagian bawah lubang pondasi harus rata. Jika terdapat lapisan tanah lunak, perlu dipadatkan atau diganti.
3. Pemasangan Bagian yang Tertanam: Tempatkan bagian yang tertanam di dasar lubang pondasi. Sesuaikan posisi dan kerataannya menggunakan waterpas untuk memastikan bahwa penyimpangan horizontal bagian yang tertanam tidak melebihi nilai yang ditentukan. Baut bagian yang tertanam harus tegak lurus ke atas dan terpasang dengan kuat untuk mencegah pergeseran selama proses pengecoran beton.
Rakitan Lampu
Pasang Sangkar Pelindung Tangga
Pasang bagian pengikat bawah: Pasang bagian pengikat bawah sangkar pelindung pada posisi yang ditandai di tanah atau dasar tangga. Kencangkan dengan kuat menggunakan baut ekspansi atau cara lain, pastikan bagian pengikat terpasang erat dengan tanah atau dasar dan dapat menahan berat sangkar pelindung dan gaya eksternal selama penggunaan.
Pasang Kepala Lampu dan Sumber Cahaya
Pasang kepala lampu pada lengan penopang atau cakram lampu tiang tinggi. Kencangkan dengan kuat menggunakan baut atau alat pengencang lainnya, pastikan posisi pemasangan kepala lampu akurat dan sudutnya memenuhi persyaratan desain pencahayaan.
Rakitan Lampu
1. Pemasangan Kabel: Pasang kabel sesuai dengan persyaratan desain. Kabel harus dilindungi oleh pipa untuk menghindari kerusakan. Radius tekukan kabel harus memenuhi persyaratan yang ditentukan, dan jarak antara kabel dan fasilitas lain harus sesuai dengan peraturan keselamatan. Selama proses pemasangan kabel, tandai jalur dan spesifikasi kabel untuk memudahkan pemasangan kabel dan perawatan selanjutnya.
2. Pemasangan Kabel: Hubungkan lampu, peralatan listrik, dan kabel. Pemasangan kabel harus kuat, andal, dan memiliki kontak yang baik. Isolasi sambungan kabel dengan pita isolasi atau selongsong penyusut panas untuk mencegah kebocoran listrik. Setelah pemasangan kabel, periksa apakah sambungan sudah benar dan apakah ada sambungan yang terlewat atau salah.
3. Pemeriksaan Kelistrikan: Sebelum menyalakan daya, lakukan pemeriksaan menyeluruh pada sistem kelistrikan, termasuk memeriksa sambungan sirkuit dan menguji resistansi isolasi. Setelah memastikan semuanya benar, lakukan penyalaan daya.
- Pada tahap debugging. Selama proses debugging, periksa pencahayaan lampu, sesuaikan kecerahan dan sudutnya agar sesuai dengan kebutuhan pencahayaan. Selain itu, periksa status pengoperasian peralatan listrik seperti sakelar dan kontaktor untuk memastikan semuanya beroperasi normal tanpa suara abnormal atau panas berlebih.
Memposisikan Tiang Lampu
Sejajarkan bagian bawah tiang lampu dengan baut-baut pada bagian pondasi yang tertanam dan turunkan perlahan untuk memasang tiang lampu secara akurat pada pondasi. Gunakan teodolit atau tali pemberat untuk menyesuaikan vertikalitas tiang lampu, pastikan penyimpangan vertikal tiang lampu tidak melebihi rentang yang ditentukan. Setelah penyesuaian vertikalitas selesai, segera kencangkan mur untuk mengamankan tiang lampu.
Debugging dan pemeliharaan
Telepon:+86 18036245278
WEB:https://www.xttrafficlight.com/
EMAIL:morningyao@xtonsolar.com
WhatsApp:+86 18036245278












